Selasa, 10 April 2012

Pupuk (Fertilizer)


Seperti yang sering kita jumpai, tanaman darat sering didorong untuk tumbuh dengan pupuk, mereka bukan hanya bisa tumbuh jika mereka menerima cahaya yang cukup dan kelembaban tetapi juga membutuhkan nutrisi pendukung yang terkandung di dalam pupuk. Hal yang sama berlaku dengan tanaman air. Pertama kita harus menciptakan lingkungan untuk tumbuh mereka dalam akuarium. Nutrisi menjadi penting hanya ketika berbagai persyaratan, seperti substrat, pencahayaan, filtrasi, suhu air, dan penambahan CO2, telah dipenuhi.
Jika nutrisi ditambahkan secara membabi-buta ke akuarium pada tahap awal, tanaman air tidak dapat menyerap nutrisi-nutrisi ini sehingga justru alga akan berkembang biak karena kelebihan gizi dalam air.
Jika kita menyediakan kondisi pertumbuhan yang cukup untuk tanaman air di tahap awal dan kemudian didukung dengan suplemen dengan nutrisi yang tepat, barulah tanaman air akan tumbuh dengan baik.
Tanaman air membutuhkan unsur hara seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, dan juga elemen pendukung seperti zat besi. Walaupun nitrogen dan fosfat diperlukan dalam jumlah besar, nutrisi ini cenderung sudah tersedia dan seringkali kadarnya berlebihan dalam akuarium karena mereka timbul dari limbah ikan dan pakan ikan.
Ada dua macam pupuk yang bisa kita gunakan disini, yaitu pupuk yang berwujud cair dan pupuk dasar (padat).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar