Sabtu, 19 Mei 2012

Ready stock Pupuk Cair Mr.X


Inovasi pupuk terbaru !!!
Pukcir Mr. X
 Harga miring, pemakaian setiap hari hanya 1 ml / 100 Ltr air. Cocok untuk berbagai jenis tanaman stem, rhizome, bulb. Aman untuk segala jenis fauna.

Price call : 08172827878
Limited Stock, first come first served ^.^b

Jumat, 11 Mei 2012

Intensitas Cahaya


Setiap jenis tanaman membutuhkan jumlah kekuatan cahaya yang berbeda-beda. Seperti yang dijelaskan di atas, tanaman dengan daun merah membutuhkan cahaya paling banyak dibandingkan tanaman dengan daun berwarna hijau tua.
Untuk itu, kita sebaiknya menentukan jenis tanaman yang akan dipilih karena berpengaruh terhadap jumlah lampu yang akan kita pasang. Kategori yang umum disebutkan adalah : aquarium high light / medium light / low light. Jika kita hendak mencampur jenis tanaman high light dengan tanaman jenis low light maka besar kemungkinan tanaman low light akan mengalami kerusakan sel bahkan terserang lumut/algae. Hal ini akan dijelaskan di artikel algae.
Beberapa sumber suka menggunakan aturan watt / liter dimana perhitungan ini bisa digunakan untuk ukuran aquarium standart volume 60-250 liter dengan tinggi 40-50cm dan menggunakan lampu T8 atau PL yang menghasilkan cahaya merata. Perhitungannya sebagai berikut :
Low light = < 0,5 watt / liter
Medium light = 0,5 - 1 watt / liter
High light = > 1 watt / liter
Aquarium kecil/nano volume dibawah 60 liter membutuhkan cahaya lebih banyak untuk mencapai level cahaya yang sama dari aquarium ukuran standart. Artinya aquarium 30 liter membutuhkan cahaya 30 watt untuk mencapai level medium light.
Cara menghitung volume air dalam aquarium :
Liter = (Panjang cm x Lebar cm x Tinggi cm) / 1000
Contoh = (100 cm x 50 cm x 50 cm)/1000 = 250 liter.
Apakah aquascape harus menggunakan lampu khusus tanaman/aquascape?
Jawabannya tidak harus. Aquascape bisa menggunakan semua jenis lampu yang tersedia umum, termasuk yang digunakan untuk kebutuhan rumah anda selama kita tetap memperhatikan syarat utama yang tertulis diatas. Banyak merk yang tersedia dipasar bisa memenuhi kebutuhan spesifikasi Kelvin dan Lumens diatas.

Spesifikasi Lampu


Kita bisa menggunakan lampu apa saja untuk menerangi aquascape kita. Hanya saja ada beberapa spesifikasi yang harus diperhatikan agar bisa digunakan di aquascape yaitu :
Kelvin
Kelvin merupakan temperatur warna dari sebuah lampu. Satuan kelvin diambil dari pemanasan sebuah karbon dimana karbon berwarna merah di suhu 3000 kelvin, berwarna putih kebiru-biruan di suhu 9000 kelvin.
Lampu yang cocok untuk aquascape adalah lampu berwarna putih yang umumnya disebut "daylight" berkisar diantara 5000 kelvin - 9000 kelvin. Dibawah 5000 kelvin, maka lampu akan berwarna kemerahan, dan diatas 10.000 kelvin maka lampu akan berwarna kebiru-biruan.
Lumens
Berkaitan dengan topik aquascape, maka lumens bisa dijelaskan sebagai kekuatan cahaya lampu menerobos air. Semakin besar lumens sebuah lampu, maka semakin dalam cahaya lampu tersebut menembus kedalam aquarium. Aquarium dengan kedalaman 50cm membutuhkan lampu dengan lumens lebih sedikit dibandingkan aquarium dengan kedalaman 70cm.

 

 

Kamis, 12 April 2012

Fungsi Filter


FILTER (PENYARING)

Filter merupakan suatu alat yang digunakan untuk menyaring benda-benda tertentu yang tidak dikehendaki dan meloloskan benda lain yang dikehendaki. Dalam sistem akuarium benda-benda yang tidak dikehendaki tersebut diantaranya adalah:  amonia, bahan padatan, residu organik, dan bahan kimia lainnya. 

 

FUNGSI FILTER

Jumlah air dalam tangki Aquarium adalah seperti genangan air yang ada di alam. Karena sejumlah besar tanaman air dan ikan ditempatkan sedemikian rupa dalam sebuah akuarium kecil, untuk memenuhi keseimbangan ekosistem seperti yang terjadi di alam, maka air harus dimurnikan  secara artifisial.  Untuk alasan inilah diperlukan sebuah alat yang disebut filter sebagai komponen pelengkap pada setiap akuarium. Sebuah sistem filtrasi / penyaringan yang akan melakukan pekerjaan ini. Meskipun buatan, sistem filtrasi yang ideal untuk aquascape adalah jenis yang memanfaatkan mekanisme yang juga terjadi di alam di mana mikroorganisme dapat bekerja  dengan efektif.
Penyaringan yang terjadi di filter sebagian besar dibagi menjadi tiga jenis berikut. Yang pertama adalah filtrasi mekanis yang menangkap partikel yang relatif besar dengan media filter halus. Yang kedua adalah filtrasi kimia (penyaringan adsorpsi) dimana zat (ukurannya relatif sangat kecil) yang melekat pada permukaan media filter akan disaring oleh pori-pori yang lebih halus untuk kemudian dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Yang ketiga adalah filtrasi biologi yang mengurai bahan organik dalam air dengan bantuan berbagai mikroorganisme yang terdapat didalam media filter. Apakah aquascape yang anda pelihara akan dapat bertahan atau tidak tergantung pada seberapa baik ini fungsi filter biologi.
Inilah penjelasan lebih detail mengenai fungsi filter dan cara kerja yang terjadi :
  1. Filter Mekanis
    Hampir semua jenis filter yang digunakan berfungsi sebagai filter mekanis, yakni bertujuan untuk menyaring atau menangkap kotoran-kotoran yang mengalir melalui media filter. Semakin 'rapat' media filter, misalnya filter wool, semakin banyak kotoran yang dapat disaring, termasuk kotoran yang berbentuk halus. Namun konsekuensinya, media filter tersebut cepat tersumbat (ditandai dengan semakin perlahannya arus air). Jadi, media filter harus dibersihkan secara teratur agar fungsi filter tetap bekerja dengan baik.
  2. Filter Biologis
    'Dengan filter biologis berarti kita menyediakan tempat bagi pertumbuhan bakteri untuk mengurai amonia dan nitrit yang berbahaya bagi kehidupan ikan menjadi nitrat yang lebih tidak berbahaya. Bakteri pengurai tersebut sebenarnya juga tumbuh di dalam aquarium, seperti di pasir, batu-batuan, dan bahkan tanaman air. Akan tetapi jumlah ini tidak cukup untuk mengurai amonia dan ditrit yang terbentuk di dalam aquarium. Oleh karena itu harus disediakan tempat yang lebih besar bagi pertumbuhannya, yakni di dalam media filter.
    Mengingat bakteri pengurai tersebut membutuhkan banyak oksigen untuk kehidupan dan pertumbuhannya, maka tersedianya oksigen sepanjang waktu adalah mutlak. Hal ini dapat tercapai bila :
    • Arus air yang melalui media filter cukup kuat, sehingga oksigen dapat berjumlah banyak.
    • Menggunakan media filter yang banyak rongga dan tidak cepat tersumbat, misalnya bioball
  3. Filter Kimiawi
    Filter ini fungsi utamanya bukan untuk menyaring kotoran, tetapi untuk membuat kualitas air aquarium menjadi seperti yang kita inginkan.
    Contoh media filter kimiawi :
    • Karbon aktif
    • Peat (humus)
    • Ion Exchange Resin (IER)
    • Reverse Osmosis
    • Ultra Violet
    • Manganese Green Sand
    • Pasir Aktif
    • Zeolit
    • Dan lainnya

Selasa, 10 April 2012

Jenis Pupuk Aquascape


Pupuk Cair (Liquid Fertilizer)
Pupuk cair perlu diberikan dalam periode harian atau mingguan, krn kandungannya mudah teroksidasi dalam aquascape. sekali teroksidasi, unsur2 yg terkandung tersebut tdk dpt dimanfaatkan lagi oleh tanaman. Penggunaan pupuk cair adalah cara yang paling nyaman untuk melengkapi akuarium dengan nutrisi. Meskipun berbagai pupuk cair tersedia akhir-akhir ini, pupuk yang mengandung nitrogen dan fosfat memerlukan perhatian ekstra. Asam nitrat (NO3) dan fosfat (PO4), yang berasal dari limbah ikan maupun makanan sisa biasanya sudah tersedia di akuarium. Meskipun unsur-unsur ini biasanya juga diserap oleh tanaman air, dalam jumlah yang berlebihan dapat mendorong ganggang (alga) berkembang cepat. Oleh karena itu, jenis pupuk cair yang tidak mengandung nitrogen dan fosfor sebenarnya lebih cocok untuk pemakaian pada akuarium dalam kondisi normal, kecuali bila memang tidak ada ikan di akuarium atau tanaman air tumbuh sangat rapat sehingga kadar nitrogen dan fosfor dalam akuarium sangat rendah.

Pupuk Dasar (Solid Fertilizer)
Tipe lain dari pupuk sering digunakan selain pupuk cair adalah pupuk padat yang dicampurkan ke dalam soil. Fungsinya adalah memberikan nutrisi dasar pada awal pembentukan ekosistem. Namun, pupuk padat yang dicampurkan ke dalam soil ini pada umunya kehilangan efektivitas dalam waktu sekitar satu tahun.
Melengkapi substrat dengan nutrisi semacam ini sangat efektif untuk tanaman dengan sistem akar yang kuat, seperti Cryptocoryne dan Echinodorus.
Pupuk Tancap (Stick Fertilizer)
Apabila kita ingin menggunakan pupuk yang bisa dijadwalkan penambahannya, sebenarnya substrat dapat dilengkapi dengan nutrisi dengan memasukkan pupuk tancap. Pupuk tancap adalah jenis pupuk padat yang bentuknya berupa batang. Permukaan batang ini dilapisi dengan elemen yang setelah dimasukkan ke dalam substrat akan melepaskan nutrisi secara perlahan-lahan untuk kemudian diserap oleh akar tanaman air. Selain itu, sangat penting untuk memasukkan jenis pupuk  padat jauh ke dalam pasir. Jika pupuk padat ini ditempatkan dangkal  atau mengambang dalam air, nutrisi justru akan tersebar dan menyebabkan kondisi air terlihat keruh atau lebih parah lagi justru akan membantu ganggang / alga berkembang lebih cepat.